Posts
Showing posts with the label Stories
FEATURED POST THIS WEEK:
Zeke dan Singa Putih (Part 2 of 3)
- Get link
- X
- Other Apps
“Ini terlalu mengerikan! Itu pasti suara monster! Kita akan mati!” kata salah seorang warga dengan histeris. “Tidak itu pasti hanya binatang buas.”, balas warga lainnya. “Tapi binatang buas macam apa yang bisa mengeluarkan suara seperti itu? Kalau memang itu binatang buas, kita tidak akan tahu kapan dia akan menyerang kota ini untuk mencari mangsa!”. Seisi ruangan penuh dengan suara perdebatan. Banyak warga yang berpikir untuk segera kabur dan meninggalkan kota ini. Ruangan balai kota dipenuhi aroma ketakutan dan kepanikan. Penasehat wali kota bergerak mendekat dan berbisik kepada wali kota. Wali kota mencoba untuk menjalankan tugasnya sebagai wali kota ini. “Malam ini, aku akan mengutus sekelompok prajurit untuk menginvestigasi sumber suara tersebut! Untuk sementara, kita tenang disini dan mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan terburuk.” Sekelompok prajurit bersenjata lengkap dengan pedang dan perisai bersiap di pintu gerbang kota. Kelompok prajurit ini ...
Zeke dan Singa Putih (Part 1 of 3)
- Get link
- X
- Other Apps
Matahari senja membuat langit menjadi jingga. Para pedagang mulai merapikan barang dagangannya. Pemotong kayu menghentikan pekerjaannya. Pengrajin mulai menggantungkan peralatan mereka dan bersiap untuk beristirahat. Rumah-rumah mulai menyalakan sumber cahaya mereka untuk malam ini. Setiap orang tua dengan lantang memanggil anak-anak mereka untuk segera pulang. Pemandangan kota kecil ini mulai terlihat seperti sebuah lautan bintang berwarna oranye. Zeke mulai menggiring kambing peliharaannya untuk masuk ke dalam kandang mereka. Ayahnya, pemilik perternakan kecil tersebut, menggantungkan topi jeraminya dan masuk ke dalam rumah mereka yang terletak dipinggir kota kecil ini. Mereka hidup sederhana dengan pemasukan yang stabil dengan menjual hasil ternak mereka. Kota kecil ini tidak terlalu ramai dengan penduduk. Di sehari-hari, setiap warga mengurusi urusan mereka masing-masing dan fokus pada masalah hidup mereka masing-masing. Namun ketika ada masalah yang menyangkut keamanan da...
Episode 3 : A Bad Decision (JUDGEMENT series)
- Get link
- X
- Other Apps
Menghancurkan mayat hingga menjadi serpihan-serpihan daging kecil dengan ledakan seperti daging cincang panggang bukanlah ide yang buruk. Salah satu solusi yang mungkin akan membuat hidupku sedikit lebih tenang. Namun ide itu terlalu absurd untuk dijalani. Dan lagi pula, “Apa yang kau lakukan disini? Kenapa kau malah mau terlibat? Kau tahu aku bisa membunuhmu kapan saja bukan? Apa maumu?”, tanyaku pada Lucius sambil menyetir. “Oh, Jack! Tenang saja! Aku hanya ingin bersenang-senang karena aku sedang liburan dan kebetulan kau adalah salah satu orang menarik yang ingin kutemui!”, jawab Lucius dengan bersemangat. “Bersenang-senang? Bagian mana dari semua ini yang kau sebut bersenang-senang? Tunggu dulu… Dari mana kau tahu namaku? Si...
Episode 2 : Bad Sense of Humour (JUDGEMENT series)
- Get link
- X
- Other Apps
Aku kembali berkonsentrasi untuk menodongkan pistolku terhadap pria yang ada di hadapanku. Meskipun aku tidak punya ketertarikan secara seksual terhadap seorang pria, aku akui bahwa dia sangat tampan dan menggoda. Aku sedikit membayangkan jika aku adalah seorang perempuan, maka aku pasti tidak akan mampu menahan diri untuk tidak jatuh ke dalam pelukannya. Ada sesuatu yang terasa sangat menggoda dan menarik dari dirinya. “Jawab pertanyaanku! Apa yang kau lakukan disini?”, semburku. “Aku disini khusus untuk memberimu ucapan selamat dan merayakan keberhasilanmu dalam menyelamatkan dirimu sendiri.” “Kau melihat apa yang barusan terjadi? Beri aku satu alasan untuk tidak menembakmu sekarang juga.” “Tidak. Tembak saja.”, jawabnya dengan penuh keyakinan dan senyuman penuh percaya diri. Amarahku terpancing. Aku membidik kepala pria it...
Episode 1 : A Bad Start (JUDGEMENT series)
- Get link
- X
- Other Apps
Jalanan ini terlihat teduh, namun tetap saja panas menyengat ini membuatku gugup. Tetapi dengan tatapan tajam aku berusaha sebisaku untuk menyembunyikan kegugupanku. Aku tak mau pria itu tahu bahwa aku tidak pernah melakukan ini sebelumnya. Pria itu memakai seragam coklat dan topi hitam. Kumis tebal membuat wajahnya terlihat semakin mengintimidasi. Dia berdiri di samping mobilnya sembari menatapku. Kita terpisah jarak yang tak begitu jauh maupun dekat. Aku bisa melihat dengan jelas wajahnya, lehernya yang berkeringat dan tegang, serta sepucuk pistol yang tergantung dipinggangnya. Aku masih tak percaya harus berhadapan dengannya. Segala skenario serta kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi mulai bermunculan di dalam kepalaku. Pria itu mendadak bergerak maju. Muncul keinginan untuk segera berbalik dan berlari secepat-cepatnya. Tetapi itu hanya akan membuatku semakin terlihat bersalah. Tidak ada hal yang akan menghentikannya untuk menarik pistolnya dari pinggangnya lalu memuntah...